You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ini Fokus Penanganan Banjir
photo Doc - Beritajakarta.id

Ini Fokus Penangan Banjir di DKI

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan fokus penanganan banjir kali ini yakni membuat samua saluran air terhubung. Karena konsep banjir adalah membagi rata air ke semua saluran yang ada. Selain itu, semua saluran harus bersih dari sampah.

Fokusnya harus buat saluran penghubung saling terhubung. Nggak boleh ada sampah. Itu saja kuncinya

"Fokusnya harus buat saluran penghubung saling terhubung. Nggak boleh ada sampah. Itu saja kuncinya," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/2).

Beberapas saluran air sudah dibersihkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Sementara itu, Dinas Tata Air menyelesaikan saluran air yang bersinggungan dengan jalan. "Semua terus kami gali. Termasuk crossing jalan," katanya.

Pembangunan Tanggul Pantai Utara Dimulai April

Basuki juga meminta agar Dinas Tata Air DKI untuk menyiagakan seluruh pompa yang ada di Ibukota. Sebab beberapa daerah di Jakarta berbentuk seperti mangkok. Sehingga membutuhkan pompa untuk menghilangkan banjir.

"Pompa semua harus hidup. Yang daerah bawah harus disiagakan (pompa)," ucapnya.

Sementara untuk jangka panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera membangun tanggul di pantai utara. Sebab banjir juga seringkali disebabkan oleh rob. Mengingat permukaan tanah di Jakarta berada di bawah laut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1594 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati